Showing posts with label nyampah. Show all posts
Showing posts with label nyampah. Show all posts

Wednesday, April 20, 2016

Jika Kamu Perempuan, dan Ditanya

Kalau ditanya kapan menjadi seutuhnya seorang Perempuan?

Mungkin lebih terasa di depan mata setelah ada lelaki yang mengucapkan ijab kabul untukku. Menjadi seorang istri, membuatku merasa sebagai perempuan yang utuh.

Lalu proses menyandang gelar istri ini, akan mengantarkan kita pada satu gelar terhormat lainnya. Sebagai seorang Ibu.

Aku tak mendebat, soal kamu masih lajang. Belum mau menikah. Masih banyak hal yang ingin dilakukan. Mau meningkatkan tingkat pendidikan. Mau memperluas kesempatan berkarir. Berbagai pilihan yang dipilih akan selalu dikatakan benar dan patut dihargai. Mungkin ada satu di waktu dulu aku juga lebih memikirkan hal-hal yang sifatnya pribadi seperti di atas.

Tapi kali ini, berbeda. Tak bisa disimpelkan segampang itu. Karena keputusan haruslah kesepakatan dua orang. Bukan lagi seorang yang sepenuhnya punya kontrol atas dirinya. Keinginan-keinginan pribadi pun akan bergeser menjadi kepentingan dengan lingkup berdua atau malah lebih luas.

Dua gelar tadi bukan sekedar sebutan dari suami atau anak-anak kelak. Tapi akan banyak ibadah dan hal-hal yang perlu diupayakan serta diperjuangkan. Terasa seperti itu.

Maka, di luar dua gelar tersebut apa yang akan dilakukan? Mungkin akan tetap menulis secara random dengan waktu yang juga takkan tentu. Sebagai penyeimbang atau pelengkap dari dua gelar mulia ini. Dan semoga dalam berproses dengan dua gelar ini, akan ditemukan arahnya secara tematis. Karena sudah hampir mendekati kecendrungan yang diminati akhir pekan lalu di Malang.


Monday, October 27, 2014

7:04 AM - No comments

Selamat Hari Blogger Nasional 2014.

Ahelah.. Berasa sok momen aja nih ceritanya. Emang hari ini lagi pas aja. Dipas-pasiiin. :p

Sedikit mengisahkan kegelisahan yang menggeliat akhir-akhir ini. Keinginan buat konsis dan rajin ngblog lagi. Sebenernya, ini lagu lama. Dan banyak juga yang mengalaminya. Tapi. Ya anggap saja..kita tiada jenuh untuk usaha. Hehe. Minimal niaaaat laaah.

Ku kasih tau deh si pacar. Tentang aku yang udah jarang nyosmed dan ngblog lagi. Eh diee malah berspekulasi kenapa aku jarng nongol karna udah nggak ada harapan lagi dari sosmed. Secara kan udah nggak single lagi. *alamakjiiing. Respon "karna-udah-nggak-ada- harapan-lagi-di-sosmed", sungguh tak bersopan santun sama sekaleee. Tapi dia tetep nyemangatin, sapa tau dia ngikut rajin nulis juga. Hohooo.

Sebenernya masih tetep nyoret-nyoret, tapi nggak seberapa intens. Dan dipost di blog yang kami jaga kerahasiannya. Aku bilang kami di sini, maksudku, aku dan pacar. Jadi kami punya blog yang dikelola bersama. *heciyee..cuiiitt cuiiitt.

Tapi sekarang, kendalanya adalah hape sudah tidak men-support layanan tumblr. Entah kenapa. Padahal dengan hape menawarkan kemudahan dan kepraktisan ya. Yang masih bisa digunakan itu aplikasi blogger. Oleh karna itu, kemungkinan post terbanyak akan lebih banyak masuk ke blogger. Tidak seperti dulu, yang bisa dipost di dua-duanya secara bersamaan.

Baiklah. Tanpa perlu ditutup dengan sesuatu yang menakjubkan. Cuman ingin mengucapkan Selamat Hari Raya Blogger Nasional. Terhitung sudah 5 taun menginjak ranah perbloggingan..alias akhir taun 2009, dan masih cupu kala itu. Hehe. Baru intens sekitar taun 2012. Fokus sama tumblr, yang malah baru mulai join pertengahan taun 2011.

Happy Blogging, anyoneee..

Saturday, July 14, 2012

Empat Belas Juli..!

14 Juli kemaren?

Nggak akan kulupa. - Tanggal yang bertepatan dengan hari lahir adek bontotku, Haniiiiiip! Sekaligus juga hari pelepasan dia untuk mondok. Sayang banget, khusus taun ini sampe-sampe nggak sempet ngucapin met ultah ke dia. Gara-garanya..?? Silahkan terusin bacanya deh..
- Tanggal di mana aku nganterin Ly ke Juanda, untuk kepergiannya menemui sang misua di Ambon sana. Makanya saking rempongnya ngadain serangan fajar di bandara, sampe nggak ngucapin met ultah buat si Buniiiip. Hikksss.. :'(
- Kakak sepupuku, Mas Eka juga lahir di tanggal ini loh.. :) Trus ada apa lagi ya di tanggal 14 Juli kemaren?
- Yuhuuuuuu.. Ada Tumblr Surabaya 2nd Meet Up!! Hurraaay! Dibela-belain dateng demi nyuri kesempatan ketemuan sama artis tumblr dari Jekartah! Yak, siapa lagi kalo bukan Mr. Yunus Kuntawiaji!! Huehehehe.

Kesempatan langka dooong si Aji rela ke sini. Katanya ini adalah kunjungan pertamanya ke Jawa Timur. Sempet curi-curi ngobrol sebentar ngebahas beberapa postingannya di tumblr. Yang mana dia kan aktif banget ngejawab pertanyaan-pertanyaan dari para fansnya. Termasuk aku, yang sebenarnya adalah fans yang mengagumi secara offline aja karena jarang nanya! Maunya interview langsung face to face dooongs.. Hahahaha!

Gilak sih..heran gitu kok yang nanya-nanya ke dia di tumblr pertanyaannya macem-macem dan aneh pulak! Tapi ajaibnya si Aji bisa ngejawab itu loh! Iya sih keren ye? Maka dari itu aku nyerocos aja bahkan sempet ngorek (ato kepo kali yah?haha) tentang pilihannya untuk cagub Jekartah kemaren.

Si Aji sempet nyeletukin kalimat super "Kalau manusia semuanya tercipta sempurna, niscaya nggak akan ada nasehat di dunia."

Yeap! Beberapa postingan Aji katanya pernah menuai kritikan dan kontroversi, tapi dijawabnya dengan kalimat keramat tadi. O

ia, si Aji kan kemaren jalan-jalan ke Korea, jadi dia ngasih oleh-oleh buat para fans tumblrnya yang berminat. Termasuk aku, fans oplen setianya. Hehe. Gimana nggak setia? Lawong tiap buka dashboard, yang muncul postingannya si Aji muluk, jadi kepaksa dibaca deh..daripada mubazir. Ya kan? Huhehehehe.

Kira-kira dua minggu yang lalu sih kiriman dia dateng ke rumah via pos Indonesia tercinta, berupa Postcard ala Korea gitu deeeh..

Pokoknya mau bilang makasiiiiyoong buat Aji, si calon dokter Indonesia. Uda baek mau mampir ke Surabaya, uda bisa ketemu langsung sambil ngobrol, trus postcardnya yang lebih dulu dateng daripada orangnya. Hehehehehe.

Emang siapa sih Aji itu?

Silahkan gugling aja namanya yaaaaa :D

Monday, July 9, 2012

Mengaliri Aliran

Sebentar lagi, adekku si bontot Hanif mau masuk sekolah asrama, ato istilah yang sering kita kenal adalah pondok. Rencana awalnya sih, maunya dipondokin bareng si Ilham, kakaknya yang sekaligus adekku. Tapi karena beberapa alesan, rencana itu pun gatot!

Untunglah ada temen SD Hanif yang mau mondok di sebuah sekolah pondok yang lokasinya nggak seberapa jauh. *Ini kalo dibandingin sama pondoknya Ilham looh yaaa. Jadi, ayahku mendaftarkan Hanif di pondok yang deket sama rumah itu. Apalagi ada temen SD-nya yang juga mau mondok di sana.

Dan sore tadi ada percakapan yaaaang..*apa ya? Hehe. Yaaa gitu lah..nggak ngerti yang gimana. Percakapan bertiga, antara aku, Hanif dan Ibuku yang lagi makan. Kami ngomongin aliran pondok tempat Hanif, Ilham dan juga aku. Emang agak rumit yah? Kalo pondokku sih walo mottonya Berdiri di atas semua golongan. tetapi sangat jelas beraliran Nahdhiyyin. Sedangkan Ilham, yang emang uda bersekolah di SD Islam beraliran Muhammadiyah..juga pondoknya yang sekarang alirannya ya sama. Trus si Hanif, karena paling deket dari rumah itu sekolah SD-nya punya NU, laaah..ya kok calon pondoknya yang sekarang itu juga alirannya NU! Hehehe. Ruwet ye? Khusus kakakku, nggak usah ditanya alirannya apa. Okeeeehh?? Buat aku apalagi! Nggak useh repot-repot tanya. Hahahaha. Karena emang suka nggak jelas apa. Paling inget pas waktu pengabdian dulu. Ya, walo uda tiap malem Jum'at ada acara rutin tahlilan ato diba'an di pondok. Teteeeep, pas ngabdi aku kagoknya suksesss bessaaar! Hahahahaha. Adanya cuman planga plongoh! Ketauan ye dulunya suka ngantuk pas di GESERNA waktu baca tahlil ato diba'an gitu. Hehehe.

So, sore barusan kita ngomongin aliran random di rumah, di keluargaku. Adekku yang pastinya kritis mempertanyakan kenapa kita bisa beda-beda gitu. Mama pun ngasih pertimbangan yang bijak tentang hal tersebut. Kalo aku? Aku cuman bilang gini ke Mbunip: "Nggak apa-apa kok alirannya beda. Asal masih tetep sayang sama Mama Papa." Hehehe.

Mungkin perlunya kutambain lagi: Asal Tuhan yang kita percayai masih sama. :))

Friday, June 29, 2012

Seorang Al-Mukarrom Di 28 Juni

Sangat diakui, aku emang bukanlah jenis orang yang punya kefanatikan tinggi kepada Kyai maupun kepada pondok tempat aku pernah nyantri dulu. Jangan heran emang. Ato mau punya pandangan negatif buat aku, ya silahkan. Tapi untuk hari kemarin, bisa kan aku memenuhi "panggilan" untuknya? Penghormatan terakhir untuk beliau?

Selaku orang -yang entah dengan kadar banyak ato tidak, yang sekian tahun telah menanamkan nilai-nilai filosofi sebagai pegangan hidup. Maka, aku pun datang!

Ceritanya bermula pada saat aku hendak berangkat kantor jam setengah delapan. Serbuan pesan tiba-tiba muncul. Notif di watsap pun begitu. Aku sedikit kaget ketika pertama kali yang kubaca adalah kalimat "Innalillahi..." Karena, baru kemarin aku mengunjungi Kediri, menjenguk Omku yang terkena serangan strok ringan. Makanya, aku cukup shock sekali. Ternyata kabar duka tersebut bukan berasal dari Kediri, melainkan dari pondok tempat aku pernah belajar bertahun-tahun lalu. Seorang Al-Mukarrom..

Aku memang tak ingin bercerita bagaimana sesungguhnya sosok beliau di mataku. Karena pastilah banyak di luar sana, kakak-kakak almamaterku telah berkisah panjang lebar tentang riwayatnya. Aku pun dilema. Antara pergi ke sana, atau cukup mendoakannya dari sini. Apalagi dalam sebulan ini aku sudah banyak absen "mengantor". Pada saat pernikahan kakakku hingga tiga hari, dan lusa sebelum hari Kamis aku berkunjung ke Kediri mengunjungi Om yang dirawat di rumah sakit. Aku pun mengambil jalan untuk membicarakannya dengan Bos. Dan alhamdulillah. Beliau mengijinkanku sekali lagi untuk pulang lebih awal.

Tapi aku diberinya persyaratan supaya menyelesaikan tanggungan pekerjaanku berupa dua buah poster pada saat itu juga. Pontang pantinglah aku. Pusing untuk segera menggarapnya dalam waktu minim, karena harus mengejar keberangkatanku ke Prenduan. Belum lagi memikirkan bagaimana cara pergi ke sana.

Beberapa kawan di Surabaya sudah berkumpul dan sebelum Dhuhur mereka dijadwalkan berangkat. Sisa waktuku sangat tidak memungkinkan jika nekat harus mengejar mereka. 2 poster itu adalah tiket keberangkatanku. Maka, ku hubungi sahabatku, yang rupanya dia juga belum berangkat. Dia menyarankanku untuk langsung menyusulnya ke Bangkalan.

Sebenarnya kami berencana berangkat bersama-sama, ia pun masih di Surabaya, tapi karena dikhawatirkan aku masih lama gara-gara urusan pekerjaan. Dia memutuskan untuk pulang terlebih dahulu ke Bangkalan. Alhamdulillah, setelah berdiskusi dengan Bos dalam proses pembuatan tersebut, mengoreksinya dengan teliti, bolak-balik ngprint yang dibantu Mba Tri pula. Sembari sholat Duhur, makan, dan sesekali menunggu kabar dari sahabatku. 2 poster itu pun selesai. Aku tinggal telpon Indo untuk sparasi. Mba Tri malah membantuku menyusun rangkaian print out posterku. Jam 1 kurang, aku pulang ke rumah. Segera mandi, menyiapkan segala keperluan dan berangkatlah yang sebelumnya ijin ke Ayah, juga minta ijin ke Ibu via sms. Pada saat itu Ibuku masih di Kediri menunggui Om.

Setengah dua, aku memacu Revoku. Ternyata jalanan cukup macet, bahkan di Jalan Pahlawan menuju Suramadu sangatlah padat. Dan herannya sampai di Bangkalan tepat jam 3 Ashar, waktu yang kubutuhkan dengan jarak tempuh Surabaya-Bangkalan hanya satu setengah jam saja. Alhamdulillah. Aku selamat sampai di rumah sahabatku. Nyatanya pun dia baru saja sampai. Mungkin selisih 10 menitan. Maklum, dia naik bis dan melewati Perak bukan Suramadu.

Setelah siap, sejam kemudian kami berangkat naik bis yang cukup penuh. Sehingga aku dan sahabatku mendapat jatah berdiri. Kebetulan di sana bertemu dengan dua adik angkatan. Yang satunya kukenal, karena dia juga adik angkatanku di kampus. Mengobrol dengan mereka hingga aku iseng-iseng bertanya. "Di antara kami berdua (aku dan sahabatku), dulunya siapa yang paling galak?" Mereka berdua kompak menyebut sahabatku sebagai sosok senior tergalak di masa lalu. Hahahaha. Aku pun tertawa, sahabatku hanya geleng-geleng kepala dengan pertanyaan usilku dan jawaban spontan mereka. Aku tak bermaksud apa-apa sih, hanya ingin membuat suasana lebih nyaman di situasi repotnya kami berdiri. :)

Untunglah, sekitar daerah Burneh atau Tanah Merah ada beberapa penumpang yang memilih turun dan memberikan jatah kursinya kepada kami berdua. Kami pun lega. Setidaknya kami bisa sambil istirahat dalam perjalanan jauh ini. Tapi nampaknya aku tidak cukup lelap untuk tidur dengan keadaan bis yang melaju super kencang itu. Sahabatku malah nyenyak sekali. Aku pun iseng menon-aktifkan modus penerbangan yang kugunakan untuk menghemat batre hape. Ada notif watsap. Sahabatku yang di Mesir rupanya sudah menyiapkan acara Shalat Gaib di sana. Kebetulan dia kebagian menjadi seksi konsumsi. Beberapa foto dikirimkan kepadaku. Di sana sedang membuat bakso untuk acara tersebut. Seketika itu juga aku merasakan lapar. Hehehe.

Sampai di Pamekasan, aku dan sahabatku yang sudah terbangun membeli camilan dan minuman. Sebentar lagi kami sampai. Sekitar jam 7, kami mendaratkan kaki di depan Dedi (singkatan dari Darud Dhiyafah, sebutan Tempat Penerimaan Tamu di TMI Putri).

Sambil menanyakan posisi teman-teman yang lebih dulu sampai via sms, kami melangkahkan kaki ke selatan, menuju masjid, tempat TMI Putra. Kabarnya almarhum akan dikuburkan setengah delapan malam.

Sebelum sampai Masjid, kami sempat berpapasan dengan Nyai Anisah. Sayang sekali, karena penerangannya cukup gelap, kami tidak sempat bersalaman dengan beliau. :( Di depan masjid, sudah penuh dengan..entah berapa bilangan orang. Yang pasti banyak sekali orang-orang berkumpul bahkan meluber hingga di teras masjid maupun di depan area masjid. Kami berhenti untuk mendengarkan sambutan terakhir. Tak lama kemudian, iringan orang berduyun-duyun menuju selatan. Sepertinya beliau akan dikuburkan berdampingan dengan Kiyai Tijani.

Sayang sekali, karena agak gelap dan cukup susah untuk melesak maju di antara rombongan pria, momen yang kurekam melalui video cukup mengecewakan. Bahkan aku tak sempat melihat kerandanya. :'(
Aku cuman bisa merekam dari jauh dengan penerangan yang seadanya.

Setelah dirasa selesai, kami pun bertemu teman-teman lain. Wah, perubahan mereka benar-benar sangat mengejutkan! Wajahnya sudah sangat 'emak-emak'. Ya, beberapa mereka memang sudah ada yang menikah, bahkan ada yang sedang hamil 5 bulan. Tidak cukup itu saja. Aku malah bertemu dengan adek kelas yang dua tahun di bawahku. Dulunya kami cukup dekat dan mengobrol sebentar. Dari ceritanya, dia sudah memiliki anak perempuan berumur dua tahun. Wow! Aku takjub sekali. Membandingkan penampilanku dengan mereka, memang sangatlah jauh berbeda. Dari wajah, bentuk tubuh dan cara berpakaian. Hehehehe. Ya, namanya juga masih jiwa muda..

Puas mengobrol, aku dan sahabatku melanjutkan untuk sowan ke Nyai Zahro. Di sana kami bertemu dengan Nyaiku tercinta, Nyai Nur Jamilah. Yang ternyata beliau sudah punya anak laki-laki. Eheem, wajahnya sangat mirip Iqbal! Makanya, aku dan sahabatku mengira dia itu Iqbal. :)) Selain Nyai Nur Jamilah, kami bertemu Ustadah Luluk yang angkatan Fahrenzia. Sempat mengajar kami ketika Syu'bah dan kelas 1. Beliau membawa anak perempuannya bernama Fida, kalau tidak salah sih..

Dirasa cukup, kami pun berpamitan ke Nyai Zahro. Belum sempat keluar dari area rumah Al-Mukarrom, sahabatku masih berbincang dengan adek angkatan, membicarakan riwayat kematian beliau. Aku tidak terlalu memperhatikan. Yang jelas, di hari itu adalah hari terakhir ujian tulis. Katanya, setelah terjadi kabar duka tersebut, seluruh aktifitas dihentikan. Para santri diwajibkan ke musholla untuk mengaji. Setelah selesai, ujian pun dilanjutkan.

Lalu kami pun keluar, di jalan dekat I'Am aku iseng menelpon seorang kakak angkatan Arvenius yang masih mengabdi di situ. Bertemulah kami, juga sempat mengobrol. Dia mengabarkan bahwa akan melanjutkan S2 di Gontor, sedangkan temanku yang telah menyelesaikan studi S1-nya akan menggantikan peran kakak kelasku ini.

Sayang sekali kami hanya mengobrol sebentar, karena kakak kelasku tadi masih ada urusan yang harus ia selesaikan. Tapi aku sempat menunjukkan bentuk rupa Gazzyku kepadanya. Hanya cengiran yang ia tunjukkan, sambil mengatakan bahwa ia pun sesungguhnya sangat menginginkan handphone seperti Gazzyku itu.

Setelah bertemu kakak kelasku tadi, aku pun berkumpul dengan teman-teman angkatanku. Lagi-lagi mengobrol, lalu dilanjutkan makan malam. Parahnya, warung-warung di sekitarnya sudah kehabisan amunisi. Dengan sangat terpaksa, kami menjatuhkan pilihan pada warung bakso di pinggir jalan.

Setelah kenyang, kami pun pulang. Kali ini aku dan sahabatku tidak ngebis seperti yang pertama tadi. Melainkan nebeng salah satu rombongan teman yang membawa mobil dari Surabaya. Kami pun diturunkan tepat di depan rumah sahabatku hampir jam 1 malam.

Alhamdulillah, berkali-kali kuucapkan syukur bisa sampai dengan selamat. Karena, temanku yang menyetir masihlah amatiran pengalamannya. Hehehe. Di malam itu aku sedikit dilema, karena Jerman berlaga melawan Italia.

Monday, June 25, 2012

Defense Is Nonsense

"Tak banyak yang ia korbankan dari separuh hidupnya. Tapi sekian tahun sebelum detik ini, adalah yang paling takkan ia lupa. Ia mengeropos. Seberapapun pemberontakan yang ia lakukan, tak lagi berarti apa-apa. Pertaruhan hidup pun dimulai!

Demikian intro yang tiba-tiba nyecer begitu aja di kepala tadi sore, dalam perjalanan pulang kerja menuju rumah. Nggak akan ada hubungannya dengan apa yang bakal dipost kali ini kok. Jadi kalem aja.

Seperti biasa..

Beberapa sentakan memang cukup bikin 'sinting sejenak' dalam waktu terakhir. Makanya jangan kaget. Mungkin dirasa akan terjadi ledakan beruntun sebentar lagi.

Kamu. Kalian. Ato sapalah. Cukup merasa paling dewa hari ini?

Aku. Saya. Ato sapalah yang terpacu mengetik ini. Dengan bunyi tak tik tuk berirama mengarsir huruf demi huruf. Sedang tak ingin menjadi manusia terpolos sejagat.

Absurd lagi? Blur lagi?

Begitulah. Ini seperti hukum alam tanpa pamrih. Pengorbanan untuk meluruh dari bagian ramainya hidup menjadi percuma. Maaf, wahai para demonstaran tulisan. Kritikan Anda akan selalu saya tampung dengan hati seluas lapangan bola pada pertandingan Euro di Ukraina sana.

Tiap manusia akan selalu begitu. Mencerah sementara. Menggelap seketika. Tapi kerumitan selalu ingin mendominasi. Apalah daya kau si anak dari sepasang Adam Hawa?

Ditulis gitu aja. Nggak tau kapan. Nggak pake keterangan tempat. Ato dentingan lagu yang ngeloyor di telinga. Silahkan menikmati sajian ini. :)

Tentang judul? Asal nyomot dan sok momen gara-gara Euro. Mendekati semifinal emang makin bikin geregetan. Judulnya kalo dibaca dengan sejujurnya orang Indonesia, juga lucu! *menurut eyke sih.. :D

Thursday, June 21, 2012

Double -I- Tercinta

Siapa yang peduli akan "katanya" dan "katanya". S

ungguh mengherankan, terhadap anggapan yang meragukan ketulusan saya. Kekhawatiran mereka tentang kedekatan saya dengan seseorang.

Apanya yang perlu dikoreksi?

Dengan sebenar-benarnya saya tak pernah ada niatan buruk ketika berteman. Teman lama. Teman baru. Adalah sama bagi saya. Tak berbeda. Saya berkawan baik dengan siapa saja. Selama mereka baik kepada saya. Maka dari itu. Saya tidak mengerti. Untuk apa ini dipermasalahkan?

Terlalu kekanakan sepertinya, jika menganggap saya merupakan ancaman. Saya tak seceroboh itu. Saya cukup bisa membaca resiko. Bukankah usia saya tak balita lagi?

Sekali lagi saya tekankan. Saya adalah sebaik-baiknya orang yang dapat kamu percaya. Kamu bisa buktikan ini. Tidak perlu terburu-buru. Biar waktu yang mengantarkan jawaban ini untukmu.

Semoga kamu mengerti ya Sist.. Saya tak pernah seburuk yang kamu sangka. (^_-)☆

Saturday, June 16, 2012

Book Signing Dee

Wiken yang deg-deg syuuuurrr! Hahahaha. 4 hari sebelumnya...

Langsung girang! Yeayyyy..akhirnyooo ke sini juga penulis berinisial D tersebut. :))

Kontek-kontek sana sini, kali aja ada yang mau joinan ke sana. Ealaaaah, pada nggak bisa semuanya. Ngubungin Qiqo deh..yang emang aku ada perlu ama dia. Maunya langsung ketemuan aja di Ciworld. Lah, kok dia katanya nggak bisa kemana-mana gara-gara STNK motornya lagi di Jekartah. Yaudin, aku ke kosannya dulu..baru deh ke Ciworld. Eternyatah, dia juga baru kali itu ke sana. Kukira Qiqo uda pernah, soalnya dia kan keseringan riwa riwi depan Mayjen Sungkono. Hehehehe. Makanya kagok cari parkiran sepeda motor. Maklum, ini mol kayaknya buat tongkrongan orang-orang Hi-Class deh!

Yuuup! Kita langsung naek ke lantai 3, tempatnya Gramed. Apa lantai 2 ya? Auk, ah..lupee. Heeee.. Ngejejakin Gramed..daan..

Wadooow! Gramed uda penuh aja gitu mboook! (●`з´●)

Nguantriii..dan aku ditelantarin sendirian gitu aja ama Qiqo. Untuuungnya, depanku yang ngantri juga cewe. Iseng-iseng ngajakin obrol. Ngaloor..ngiduuul. Ngetaan..ngulooon. Weittss..rupanya dia masih temen kulnya temenku loh! Temen Agus di Uner yang anak psi juga. Cumannya dia belom kelaran kulnya. Walaaah..dunia kok jadi menyempit gini yaks?? Hehehehe.

Entah berapa lamanya ngantri sambil berdiri. Nggak taunya uda di depan meja Mba Dee. Huwaaaaah..langsung deregdeeeg maaak! Hyahahahaha.

Awalnya aku cuman membisu. Efek menggagu seketika. :D Wakakakakak. Trus Mba Dee tanya siapa namaku. Aku jawab singkat. Tiba-tiba kuberanikan aja ngomong. Aku: "Mba Dee pernah komen di blog saya loh.." *dengan suara agak gemeteran. Mba Dee: "Oya?" *Ekspresinya maaaan! Ekspresinya!! Nggak akan kulupa. Sarat akan antusiasme. :D Aku: "Iya, Mba. Blog contest yang diadakan Mizan bulan Januari kemarin" *Mulai sesak napaaassh! :p Sambil aku serain komennya di sana, yang aku print paginya di kantor. Mba Dee: *Ngamatin kertas print outku *Ekspresi masih tetep antusias! *Sesekali ngeliat aku lagi. Trus bilang, "Makasih ya, Dina. Makasih." *Senyumnyaaah..bikin jantung mendesaaau. Halaaah.. Lebay! Aku: "Haduuu..saya nggak bisa ngomongnya, Mba. Speechless. *Mulai norak deh.. :p Mba Dee: *Ngomong makasih lagi. Aku: *Ngucapin mantra sama kayak tadi. Speechles-lah-Nggak-tau-mau-ngomong- apa-lah. *Omongan kacau. Muka lebih kacau lagi. Huahahahahaha.

Dan pas dipoto. Muka meng-mehijikubiniu- deh! :D

Ngerasanya mukaku keliatan tolol banget gitu, dih..najong yak? Kayak yang mati gaya. Wakakakakakak. Euforia yang berlebihan. Girang abisss!

Yasuddd..di sana nggak lama-lama. Ngobrol kilat sama Ratna, temen kul Agus tadi. Sampe lupa nggak tanya nomer dia ato id laennya. Lagiyan si Qiqo ternyata mesti balik sore itu juga ke Bangkalan. Mendadaaaak! Besok ada acara keluarga katanya. Jadi selama perjalanan ke kosan Qiqo, aku watsapin Agus tanya akun ato nomer Ratna si temennya itu. Dikasih lah..akun tuitnya. Yang aku cekin tl-nya, dia uda ngaplot beberapa poto. Salah satunya ini.

Di sana Mba Dee dateng bareng anaknya, si Kenaaan! Sayangnya tuhh.. Dia ogah dipoto loh..makanya susah dapet pose yang bagus. :(

Etapi, Ratna dapet potonya yang lumayan. Hihihi. Aku asal donlot diem-diem nihh..punya dia. Maap ya Rat! ;)

Thursday, June 14, 2012

Razem Tworzymy Przyszłość

Yang mana aku syuseeeh banget balesin sms orang-orang, adalah, selain karena emang uda gagap sms. Nomerku emang emoh-emohan kalo dipake buat sms. Bukan karena stok amunisi pulsanya abis, tapi karena expired, keabisan masa aktip! Hwahahaha.

Belum yang penyakit males-malesan kambuh! Yak! Males beli pulsaaaaah! Hehehehe. Jadi, tadi pagi baru disempet-sempetin deh beli pulsanyoo. Itu pun kefefet, soalnya aku ada perlu puentiiiing mau tanya rute alamat ke temen. Sekalian daaah, kubalesin atu-atu, sms-sms nganggur yang uda berhari-hari nggak aku ladenin. Hyahahahaha.

Ampoooon! Sekali lagi ampoooon! Makanya..lebih aman itu ngubungin si Dino Dundun ke akun-akun onlennya aja yaaks! Dijamin idup dan langsung kebalesss. Wakakakakakak.

Karna lagi pewe ama masa aktip, nyemes temen jadi keterusan. Begosipan hebring deh pageee-pageeeh. Huhuyyy.. Lupe ye kalo lagi shaum?? Haduuuu, iyee..jadi inget semalem kebangun agak telatan. Saur yang cuman pake sebungkus fitbar ama 2 gelas aer bening. Keasikan liat tipi syeeh..yang nayangin kemenangan Jerman.

Puanteeeeess, mud langsung menanjak membaik pagi tadi. Hehehehe. Bissaaaaaak deh!

Oia, nggak tau pas ngonlen tadi nyasar kemana gitu, nemu poto ini. Yang aku ambil dari ini.

Nggak peduli kapan ngambilnya, ato masalah orisinil nggaknya. Heeee. :D

Menginjak hari ke-5 perhelatan euro taun ini, kok ngerasanya nggak seberapa ngefek ke idup yah? Hahahaha. Bukannya apa sih..nuansanya emang lebih nendang waktu euro taun 2008 deh! Entah gara-gara jarang liat liputannya kali yah? Kalo dulunya pas kebetulan masih kul, jadi suka ngapdet dari tipi ato baca koran. Sekarang sih palingan baca hasil skor onlen, ato liat kilasan beritanya. Itupun miniiiim. Ato emang duet Polandia-Ukraina ini emang nggak seberapa niat jadi tuan rumahnya euro yaaah? Hiyahahahaha. Sotoy!

Karena itu, aku langsung gugling, baca-baca di wikipedi tentang info euro. Yang lalu aku baru ngeh tentang maskot, lambang-semboyannya, lagu resminya dll. Hohohohoho.

Nggak pake bingung. Jangan protes. Ini postingan semestinya kepost kemaren deh! Hehehe. Biyassalaaah..semalem keasikan instagraman. Lupe ada yang mau dipost lagi cuyy.. :)

Ada yang penasaran dengan judulnya? Yeapp..coba klik ini ya.

Tuesday, June 12, 2012

Terapi Kertas+Pulpen

Layar komputer menyala. Kertas kosong terhampar dengan pulpen merah di atas meja. Saya menatapinya bergantian. Tapi. Rupanya pemandangan di luar jendela lebih menarik perhatian. Partikel udara mengambang diam mengelilingi saya.

"Seliar inikah pikiran jika perlu dituliskan?"

"Apa yang ingin kau ungkap? Apa yang ingin kau buat? Omong kosong?? Ceceran sampah lagi?!"

Bedebah!

Yang menggejolak di hati, mungkin masih bisa ditoleransi. Head to head. Tapi jika ini berhubungan dengan torehan terhadap orang-orang terpenting dalam hidup?

Ini tak terelakkan. Lalu merapuh. Tumpahan air mata akan dirasa tak cukup untuk mengucap.

OS

Nggak usah dibaca kalo nggak pengen puyeng. Nggak pake puyeng, kalo nggak baca. Seriusan. Mau idupmu makin ruweeeet? Yo, dipersila kalo maksa jugaaaak!! Esmoooh tingkat siaga!

Ahh..perempuan. Mengapa mirip os-nya andro syehh??

Epada denger belum, kenapa gugel nggak pake abjad A untuk os-nya yang nyuum-nyuum ituh? Kenapa langsung C? Kenapa cupcake? Kenapa nggak dari hurup A dulu? Ato B deh.. Karena dan karena, saya sempet denger rumornya di forum-forum online. Alesan mereka namain os-nya dari hurup C, untuk menghindari pelabelan yang sama terhadap produk yang telah lebih dulu populer. Yeap! Inisial A dan B yang mirip nama buah-buahan itu kan uda lebih dulu booming masbroo?

Yoii..nggak usaha ngebahas peperangan andro ngelawan dua buah-buahan elektronik itu yaaak!

Saya cuman ngeliat satu kesamaan antara andro dan perempuan. Sama-sama multitasking! Kalo uda bergazzy ria, nyalain mp3, whatsapan, tumblran, tuiteran, baca-baca media onlen, instan messengger, plus ngedit poto pulaaak! Fuuuh... Begitu juga perempuan. Bisa kompleks! Selain bisa menjadi istri, ibu, pegawai, sebagai anak, saudara, sahabat, tetangga, juga seorang hamba. Belum lagi yang dituntut harus memiliki kemampuan ini itu, seperti memasak, pandai mengatur uang, tegas mengambil sikap, cekatan mengurus rumah, bla, bla, blaaah..tapi tetep mesti lemah lembut dan santun. Awwwwww!!

Because of what? Ya, tuntutan tadi. Tuntutan yang terbentuk entah sengaja ato tak disengaja oleh masyarakat, ato malah faktor internalnya. Faktor dari diri sendiri yang menentukan seperti itu. Capek. Capek sekali.

Inilah yang membuat saya ingin berteriak seharian ini! Trus emang saya mesti gimana? Nyantei-nyantei aja? Nggak mikirin? Pura-pura nggak ada apa-apa?? Ya itu bo'ong man!! Karena ada bagian dari kehidupan ini, yang nggak akan selesai dengan cuman ongkang-ongkang kaki!

Nah. Nah. Ribet kan?? Yak. Suruh sapa?? Maksa baca aja. Dasar kepo!!

Friday, June 8, 2012

Fu-fu-fuchsiaaaaa!

Masih ngomongin fuchsia loh ini yaaa :D Jadiii, ceritanya itu giniiih. Keluarga besar Ibuku, khusus perempuannya pada kompak milih warna biru *ato toska kali ya? buat seragam pengiring nikahan Kakakku. Karena warnanya cukup susah buat cari padu padannya, aku keinget punya kerudung warna pink, yang pinknya emang cukup silau. Dan menurutku, itu pas banget kalo dikombinasiin sama kebaya warna biru tadi. Pink yang kumaksud di sini punya nama beken looh, yaitu FUCHSIA. Ngertinya pas blogwalking, nyasar di blog seorang desainer muslimah yang kebetulan dia juga mengkombinasikan kebaya wisudanya dengan obi warna pink fuchsia tadi. Sekitar akhir April ato awal Mei gitu, aku baru dapet penjait yang murah tapi bagus jaitannya. Yaudin deh..aku sodorin model kebaya yang kumau ke penjaitnya. Nah, selain fuchsia di kerudung, aku maunya pengen pake obi warna fuchsia juga. Yaah, kayaknya kalo pake obi keliatan beda aja gitu lah. Sekalian waktu itu juga aku cari kain yang warna pinknya mirip sama kerudung. Ealaaah, syusahnyooo nggak ketulungan mbooook! Dapetnya itu warna pink dari kain satin. Yawes deh, dijaitin juga. Semingguan baju kebaya+obi nya jadi. Aku tunjukin ke Mba Endang buat kasih pendapat. Yah, Mba Endang nyaranin supaya aku cari kain yang sifatnya jatuh gitu, semacem kain chiffon lah, kalo misalkan buat obi. Mba Endang kurang setuju kalo obi dari kain satin tadi. Akhiernyaah.. H-7, aku ngos-ngosan bareng Mince nyariin kain chiffon. Kain chiffonnya sih ada, tapi suka nggak cocok warna. Dan muter-muter lah di PGS situ. Eehh, buntutnya aku nyampe di toko kain yang juga jaitin kebayaku. Penjualnya emang sempet nawarin kain yang pas buat obiku waktu itu. Cuman berhubung uda terlanjur beli kain satin, jadi kutolak. Eternyata, kain yang ditawarin ke aku itulah yang cocok banget, kubeli deh walo telat. Hehehe. Daaan, rupanya harga per-meternya lumayan bikin sesek napas! Nah, abis dari sana, aku mampir ke rumah Rika. Cerita sana sini, trus aku iseng tanya gaun yang mau ia pake. Dan ternyata warnanya miriiiip loooh! Biru sama fuchsia jugaaaak! Yeap! Desain gaun temenku si mata sipit ini unik! Mirip baju tradisional Korea-Jepang gitulah. Maklum deh, dia emang nyandu ama hal-hal berbau Japan bin Korean. Kuintipin blognya, dia sempet ngebahas tentang warna si Fuchsia tadi. Sila berkunjung di FUCHSIA ya.. :)) Pas hari H-nya, berlenonglah si saya dan keluarga laen.
Yang jelas, kalo urusan lenong melenong, aku angkat bendera warna putih. Nyerah action deh! Hehehehe. Tapi untuk style jilbabnya, aku handle sendiri. Nggak aneh-aneh. Dan nggak ribet. Style yang kadang aku pake juga buat ngantor sih.. Cuman dipermanis (ato dirusuhkan?? Hehe) sama bros terempoooong. Hahahaha.
Ditambah obi yang disematin pake bros Merak. :)
Eia, kalo ada yang minat dengan bros super terempoooong yang dipake di jilbab tadi, bole kontekin ke aku deh! Soalnya itu mesen di temen, yang emang uda sering aku langganin aksesoris. Bisa nentuin sendiri bentuk dan ornamennya kayak apa. Biasalah..harga temen kok. Hehehe :D Ummh..cerita apa lagi yaaa? Hehehehe.. Nggak ada lagi sih. Palingan komenan lek+omku: "Waah, ini kayaknya Dina uda terencana (kostum+perniknya) ya? Padahal kemaren bilangnya minimalis.." "Dina mau tanding silat kemana tuh??" >>> Aku: ┒(—˛—)┎ *Grrrhh....
Aseliiik, deh..aku juga nggak pede kostum begituan. Tapi yaa..lagi pengen tampil beda aja. Gitu kali ya kalo mau beda, resikonya bakal dinilai "berlebihan" sama orang. Hehehehe. Yah, terserah lah.. Aku juga bukan orang yang fashionista sejati sih, cuman ya alasannya sama kayak tadi. Nentuin sendiri apa yang mau kita pake, bakal ngasih sesuatu yang lain rasanya. Dare to be different. Gitu aja deh!
Bareng si Rica+her hubby. Nice shoot Miiin! ;))

Thursday, June 7, 2012

Kondangdud!

Mukjizat deh! Seharian di tanggal 3 Juni itu bisa hadir di 2 acara kondangan. Yes! Selain kakakku, Rika, sahabat SD-ku juga ngadain pesta kawinan di hari Minggu itu juga. Ini berkat kebaikan Mince yang dateng ke kondangan kakakku. Makaseeeeh yaaa Miiiiin! :* Awalnyal aku agak ragu juga mau dateng ke nikahan Rika ato enggak. Ngeliat jam-nya yang mepet, mana yang aku nggak ngerti posisi hotelnya. Kupikir juga keluarga besarku bakal lama di acara Manyar. Jadi aku masih kalem aja pas Mince belum dateng. Eeeh, kok jam 10-an, tiba-tiba rombongan keluarga mau bubaran. Dan si Mince baruuuu aja markirin sepeda. Hiyaaah, aku bingung deh.. Masa' iya mau ninggalin Mince sendirian di sana?? Tapi kalo aku nggak pulang, trus aku pulang bareng sapa? Di saat super bingung itu, aku ngeliat Mba Ila', mbak dari Ririn temen SD-ku, yang juga sepupu dari Mba Iparku. Yang artinya, aku, Mba Ila+Ririn, sekarang jadi keluarga deh! Yuhuuu! Mba Ila ngabarin kalo mau hadir di nikahan Rika bareng Ibunya yang ngegantiin Ririn. Maklum, anaknya Ririn yang baru lahir, si Hilmy masih terlalu kecil buat diajak perjalanan jauh. Alhamdulillah deh, jadi kuputusin buat ikut Mba Ila aja ke nikahan Rika bareng Mince. Ijin deh ke Babeh, alhamdulillahnya lagi diijinin! Yessss! Mungkin aku ngasih embel-embel bareng Mba Ila kali yah? Hehehehe. Nunggu adem ayem deh bareng Mince, sekalian usaha pinjem helm. Pas lagi gatel pengen ngecek hape, karna sebelumnya uda liat si Wildon uda cekin di Grand Mulia pake 4square. Hiyaaaah..itu kok kosong coba tasku??? Yang ada cuman hape im3 doang, nyempil manis di tas. Paniiiikk! Baru ingeet! Gazzy-ku dibawa Ilham buat poto-potoan tadi. Maunya manggil Ilham, ehh dan mobil terakhir rombongan keluargaku baru berlalu di depan mata. Kecewa deh! Buru-buru kutelpon Yuda, tapi nggak diangkat, telpon sepupu yang laen, nggak aktif juga. Telpon gazzy-ku, kayaknya sih percuma. Soalnya tadi kuseting mode pesawat. Yasuudd, gigit jari lah.. Untung ada hape Mince. Nggak berapa lama, sempet foto bareng kakakku dan mba ipar. Aku+Mince berangkat deh, ngikutin Mba Ila dari belakang. Panasnya lagi gila-gilanya, dibumbuin lampu merah teruuss. Makanya telat deh sampe sana. Ketemunya langsung ama Ayu+Wildan. Sayang banget Eva nggak jadi dateng, gara-gara nggak tau lokasinya. Eia, Wildan tiba-tiba heboh..ngeliat kerempongan kostum yang kupake. Dan sempet-sempetnya motoin sambil komen. Yak! Inilah Sosialitah Sorbejeh!
Aku cuman ngakak. Bareng Mimin langsung cus ke pelaminan buat salaman. Ayu sempet sirik, dia bilang kok bisa-bisanya warna kostum yang kupake kembaran ama mempelainya. Hehehehe.. Kuposting khusus setelah ini deh! Yang pokoknya, aku nggak napsu makan di sana. Mince pengen siomay, ehh..stoknya uda abis. Iyeph..nyadar sekali saya kalo tellat datengnya. Trus, sama-sama kehausan ambil mangkok buat nuangin es buah. Dohlalala..masa iya tinggal bongkahan esnya doang gituh? Kuah sirupnya uda rasa tawar kayaknya gara-gara kebanyakan es-nya mencair. Hahahaha. Ngenes banget! Sampe nggak tega gitu ngeliat Mince kehausan. Untunglaaaah, ada petugasnya nuangin es buahnya lagi. Wuaaah, nyendokin dah kita. Alhamdulillah seger, sambil kucampur buah potong. Yang paling lega sih ngeliat Mince nggak kehausan lagi. Hehehe. Iyah, dia pastinya kehausan banget gara-gara kurepotin. Maaaaap yaaah Min! ;) Napsu makan jadi nguap gitu, ngambil nasi cuman beberapa sendok. Mungkin terlalu "excited" ketemu temen. Yaaah, yang walo itu cuman dua biji. Si Wildon dan Ayu. Kayaknya yang kangen banget sama mereka, pengen ngobrol banyaaak, emalah pas ketemu ngomongnya malah hal-hal yang nggak seberapa penting gitu. Aselih. Spechless. Jadi buyar topik obrolannya. Malah kita komen-komen tentang fuschia. Wildan: "Menurutku fuschia itu mirabella." Aku: "Ah, masa' sih??" (Kalo dalem pengertianku, mirabella itu warna merah yang menjurus ke merah hati. Ini terpengaruh sama produk make up Mirabella kayaknya, hehe.) Wildan: "Kalo bahasa Madura, namanya Nyat" Temen Rika (cowo): "Apa? Nyat?". Wildan mengiyakan. Mince juga ikut unjuk gigi: "Pink ngejreng" Aku: "Shocking Pink ahh!" Wildan: "Nggak. Nggak. Aku lebih setuju ke ini *nunjuk Mince. Pink Ngejreng!" Ayu: "Haduh. Aku uda kelamaan di Inggris. Jadi nggak ngerti bahasa kalian." Aku, Mince, Wildan, dan Temen Rika: #@%$:&*!+;^(!!

Tuesday, June 5, 2012

The Rempong Days Cyiiiiin..

Startnya dimulai hari Sabtu kali yaa? Eh, enggak sih.. Hari Jum'at, uda ada yang nginep di rumah soalnya. Tapi, aku mbolosnya baru hari Sabtu. Huhuhuhu. Dan rentetatan kerempongan baru berakhir hari Selasa. Hiiyaaps..Lama banget deh buat ukuran keluarga yang baru punya gawe sebesar ini!

Lah, emang gawe apa'an sih Din?

Eh, emang kalian nggak tau ada gawe apa'an?? Kan uda tau kalo kakakku akhirnya melepas kejombloannya di hari Minggu kemaren. Yang artinya, MamPap sekarang uda punya menantu. Aku pun uda resmi punya Mba Ipar. Jadiii..anggota keluarga kami namba atuuu deh! Horeee.. Dan moga cepet nambah lagiii yaa. Uda ngebet pengen gendong ponakan neh. Haha! :D

Aku nggak usah cerita panjang lebar yaak! Cukup runutin rentetan kerempongan yang berlangsung. Hehehe. 1. Selametan dan Pengajian di rumah hari Sabtu Malem. 2. Akad Nikah dan Resepsinya di rumah Mbak Je hari Minggu tanggal 3 Juni. :) 3. Selametan (lagi) dan Penyerahan Pengantin Perempuan ke rumah Pengantin Pria hari Senin Malem. 4. Yang sebenernya ini acara agak nggak terkonsep siiih.. Cuman Ibu ama Masku nggak enak aja kalo nggak ngundang temen sekolahan . Jadi hari Selasa, temen-temen Ibu dari SMP 8, dan temen-temen Mas Ari dari SD.Penjaringan pada berbondong-bondong ke rumah.

Wedeeeeh, remeeeek poool! Sampe-sampe, hari Selasa aku mbolos ngantornya looh. Kalo Senin kemaren sih masih masuk. Walo cuman setengah hari. :p hihihihihi

Yauda sih, nggak mau ngemeng panjang lebar. Aku tampilin beberapa potonya aja yaaah. Dapet potonya sih juga nggak banyak. Selain waktu itu emang lagi males njepret, jadi hapenya dipake adekku si Ilham yang manfaatin momen sebagai sesi dokumentasi. Ada juga sih dari hape sepupuku, si Yuda. Trus, yang laennya pake handycam ama camdi, dan kita belum sempet ngopi hasilnya. Lagian emang cuman resepsi doang yang kejepret. Acara laennya bablaaaass! Nggak sempeeeet..rempoong kayaknya gituh.. Sungkan juga. Hehehehe.

Mana aku-nya juga kena flu. Tanda-tandanya sih pas Jum'at, badan uda nggak enak piyee gitu. Trus aku minumin vitamin, dan biasa-biasa aja besoknya. Entah apa gara-gara ngurus ini itu, ketemu sodara yang seabrek, jadi lupa ama sakitnya. Eeeh, pas Minggu sore, badannya keinget lagi. Flu lagi deh. Senin pagi suara uda mirip kodok, plus tenggorokan sakiiit gitu. Senin malem sebelum bobok, aku minum obat deh.. Sampe sekarang yaaa..masih gitu sih. Mungkin kecapekan itu kali yaa, trus tidurnya suka malem. Antisipasinya palingan aku makan yang banyak *mumpung banyak makanan enyaaak di rumah, hehe. Minum aer anget ato teh anget. Minum obatnya palingan sekali aja kalo mau bobok deh!

Endilalalaaaaaah, katanya nggak mau banyak cerita?! Ini kok jadi berparagraf banyak gini?? Bwahahahaha. Iye deh..iye soriiii! Maap, saya kan emang suka keceplosan emboook. :p Yaudiin, stop! Takut kalo diterusin makin jadi noveeel! Hyahahaha.

Ini dia hasil jepretan serabutan..

And..Taddaaaaaa! My♥Fams :))

Oia! Ada postingan yang nyusul yaa..soalnya selain Nikahannya Masku, ada momen spesial lagi di tanggal 3 Juni itu. Oke. Oke. Ntar aku post lagi deh! Keep reading my dearest reader! :*

Thursday, May 31, 2012

42

Those who are dead are not dead
They're just living in my head
And since I fell for that spell
I am living there as well
Oh.. Time is so short and I'm sure
There must be something more
Coldplay:42

Apa yang paling kekal di dunia ini? Bahkan tingkat keimanan pun bisa menghangus seketika. Apalagi hanya perasaan yang berbarengan dengan bermacam bentuk emosi terhadap semua objek yang terlihat jelas di dunia. Saya adalah angka kesekian dari orang yang menyaksikan.

Bagaimanakah? Bertahun-tahun lalu, saya pernah tidak menyukai keberadaan sesosok manusia. Yang dari sikap saya ini tadi, saya sangat punya alasan dan sebab. Tapi mengapa kali ini? Sekarang ini? Perlakuan saya, sikap saya tadi menjadi tak berlaku lagi. Saya melupakan. Mengabaikan, dan menganggap itu hanya keberadaan sesaat. Saya sadar. Itu takkan pernah abadi.

Alasan dan sebab menjadi memberangus, tertimpa banyak hal yang cukup membuat saya membuka mata lebar-lebar. Bukan sekedar panca indera yang kita sederhanakan dengan melihat ini berwarna hitam, ini berwarna putih.

Dongeng tentang manusia yang membanting handphonenya dan meremukkan apa yang membuatnya harus berkomunikasi dengan orang banyak. Baginya itu akan menambah masalah baru. Ia cukup mengambil tindakan dengan menghancurkan benda sialan itu. Menghentikan segala sumber masalah yang dahulunya sudah sangat membuatnya menjadi asing di negeri terasing.

Tahukah kamu? Saya belajar.

Jangan temukan saya adalah pendengar setia Mario Teguh, yang menyaksikan tayangan rutinnya setiap hari Minggu.

Saya tak pernah peduli dengan segala banyak yang mengatakan. Tapi saya cukup mengapresiasi bagi seseorang yang pernah menjadi pemabuk lalu mencambuki saya dengan kalimat-kalimat (yang mungkin bagi kalian adalah sampah) yang mampu membuat saya tersungkur takjub. Sekalipun ia pernah menyimpan berliter-liter alkohol di dalam perutnya.

Saya tak peduli pada "siapa". Tapi saya lebih memaknai pada "apa".

Alasan sederhana yang ingin ia sampaikan, "Saya takkan tinggal diam, terhadap orang-orang yang benar, akan tetapi tak ada satu pun yang membela" Saya katakan, "Persetan dengan pembelaan! Saya memang tidak berpayah-payah menunjukkan kebenaran yang sudah terselimut mendung itu. Tanpa saya sadari. Semuanya akan tersingkap dan memihak saya tanpa diminta"

Ia membenarkan. "Karena. Cukup saya saja yang mengalaminya. Berusaha menjadi benar. Tapi rupanya, tak satupun yang mengiyakan saya."

Dari itu saya tahu. Hingga saat ini. Akan masih banyak lagi orang yang begitu peka, dan menganggap saya ada untuk berharga. -Pada Satu Gelombang Suara- (ADF)

Monday, May 28, 2012

100 Random Questions

I admit that this last few days, I feel so lazy to write my daily life on this blog. Dont want to pour out my mind as usual I did. Hehe. Maybe its because...lalalalala.. Framing is gonna my new interest! :D Since I put instagram app on my xoxo gazzy two months ago.

But hey, I've just found many random questions on Vivin Fb's note. She's my boss daughter, who studies Graphic Design in Singapore. Ah, yeah.. I've check her tumblr out! It was containing many interesting doodles photography, design and also art. Heuheuuu.. *mupeng face

And, here those questions are..

WHAT WAS YOUR:
1. Last beverage: Gopek tea with many strawberries I give. Nyuum! L
2. Last phone call: Mbak Tri, and its missedcall.
3. Last text message: from stranger number, said: "Pagi agak siang Bu Editor.."
4. Song stuck in your head: Gravity - Coldplay.
5. Last time you cried: 2 days ago, I watched Ceriwis which announced about Indra Bekti's daughter born. Its made me really "terharuuuh" :'(

HAVE YOU EVER:
6. Dated someone twice: nope.
7. Been cheated on: hahaaiiy..
8. Kissed someone and regretted it: wowowooooh.. :p
9. Lost someone special: gonna true or lie?
10. Been depressed: helloooh..many girls on this planet sometimes get that condition rite?
11. Been drunk and threw up: nope
12. LIST TWO FAVORITE COLOURS: yellow, purple

THIS YEAR HAVE YOU: (2012)
14. Made a new friend: Yess! Thats you Minceeee :D
15. Fallen in love: still not yet :p
16. Laughed until you cried: YEAAAH!
17. Met someone who changed you: nope
18. Found out who your true friends were: already know them even we are living with many activities at different places.
19. Found out someone was talking about you: yep!
20. Kissed anyone on your friend's list accidentally: heyy, what do you mean???
21. How many people on your friends list do you know in real life : hmm 60% maybe?
22. How many kids do you want to have: 3 only.
23. Do you have any pets: ya. But I had given them all to my cousin in the past. Two turtles.
24. Do you wanna change your name: Neverrr!
25. What did you do for your last birthday: I made bihun-strawberry pudding. And posted one gloomy note on my blog.
26. What time did you wake up today: 3 am.
27. What were you doing at midnight last night: listening to radio.
28. Name something you CANNOT wait for: HUSBAND and three cute babies. *oh, yaaa?
29. Last time you saw your Mother: this evening.
30. What is one thing you wish you could change about your life: my bad habbit..the laziness. Haha.
32. What are you listening to right now: Let It Be - The Beatles.
33. Have you ever talked to a person named Tom: Have not. *eh?
34. What's getting on your nervous right now: nothing
35. Most visited webpage: Double T. Tumblr and twitter..
36. What's your real name: Dina Ulvia
37. What's your nickname: people usually called me with many nicknames. Dina, Dindun, Diul, Dinul, Dindon, Daino, Potter, Unyu'-unyu'. And my daddy also called me "Lenggang Ayu" :)
38. Relationship Status: Jomblo tuleeeeen mboookee :p
39. Zodiac sign: if the answer is Aquarius?
40. Male or female: exactly, not male!
41. Age: aww..forget. Maybe 17.. ;)
42. Interest: tumblring, music, rain, whatsapping, reading people's mind, writing my mind, capturing.
43. Eye colour: Black.
44. Hair colour: Pure Black.
45. Long or short: short.
46. Height: I think Im taller than 10 years ago :p
47. Do you have a crush on someone: aah, c'mon.. I'm not an antagonist woman like Indonesian film!
48: What do you like about yourself: my laugh style. Always ngakak forever..Gyahahahah.
49. Piercings: ears.
50. Tattoos: still considering..it looks sexy ya? *lol!
51. Righty or lefty: righty

FIRSTS:
52. First surgery: na'udzubillah..
53. First piercing: I was baby maybe..
54. First best friend: Imam Bukhori Muslim!
55. First sport you joined in: swimming, but now I cant swim anymore. :(
56. First vacation: Jogjaaaah, when I was 5 years old.
58. First pair of trainers: haha forget
59. Eating: bubur bayi.
60. Drinking: asi-nya emak.
61. I'm about to: answer.
62. Listening to: The Beatles.
63. Waiting for: Mr. Right!
64. Want kids: YES, but not now.
65. Get Married: next year in a beautiful place with someone who loved me. *amiiiin. :))
66. Career: successful.
67. Lips or eyes: both.
68. Hugs or kisses: hugs.
69. Shorter or taller: Taller.
70. Older or Younger: Older. Aaah, are you talking about a guy?
71. Romantic or spontaneous: I love spontaneous!
72. Nice stomach or nice arms: arms.
73. Sensitive or loud: loud.
74. Hook-up or relationship: relationship.
75. Trouble maker or hesitant: troublemaker

HAVE YOU EVER:
76. Kissed a stranger: nope.
77. Drank hard liquor: ooo, sorry I'm mosleem baby..
78. Lost your glasses/ contact: I dont wear booth.
79. Sex on first date: Pardon?
80. Broken someone's heart: uummm..wait. But I dont think so.. -__-'
81. Flirted with a hot girl: What?? I'm obviously normal!
82. Been arrested: nope.
83. Turned someone down: yeaa..
84. Cried when someone died: sometimes.
85. Fallen for a friend: oh, big NO!

DO YOU BELIEVE IN:
86. Yourself: always!
87. Miracles: yeah!
88. Love at first sight: I'll answer ya, if you name its a faith darl..
89. Heaven: yes..
90. Santa Claus: its just imagination figure on film or cartoon at Christmas moment rite?
91. Kiss on the first date: no.
92. Angels: yes.

ANSWER TRUTHFULLY:
94. Had more than 1 girlfriend/boyfriend at a time: No!
95. Had u sing today: yes.
96. Ever cheated on somebody: no.
97. If you could go back in time, how far would you go: 2-3 years ago. Maybe I'll correct my destiny. Turning someone down for example?
98. If you could pick a day from last year and relive it, what would it be: Sleeping well along that day.
99. Are you afraid of falling in love: no!
100. Blank: Alhamdulillah.. :))

Monday, May 21, 2012

Awal Rajab

Hayy..hayy..hayy Wowowooo..uda lama yah kita nggak ngobrol di tumblr ini? Hehe. Kemaren-kemaren emang lagi males text tumblring syiih..padahal ceritanya bejibun yang pengen dishare. Tapi aku runut aja deh yang mau aku tulis kali ini yaaa.. Cekiiit-cekiiit-duuut! :D
1. Long Wiken.
2. Manci, Celsi. Juara-juara baru..
3. Mimince ke rumah cilukba!

Yipiiy..kemaren kan long wiken tuh.. Ada hal yang begitu ku amatin pas wiken barusan. Tentang apa? Tentang gimana mudahnya menebak perilaku manusia dari kebiasaannya. Maap, maap nih saya ya..kalo jatohnya jadi sotoy. Hehehe.

Iye, pas Rabu sore itu aku ada lemburan sampe abis Isya, nungguin ngeprint poster-poster punya si Bos. Nah, ngeprint uda kelar, aku, Mba Endang dan Mas Sis pulang. Aku agak ribet sambil bawa poster bikinanku *eciyeee :p

Jalur ke Surabaya sih nggak seberapa macet, yang macet itu jalur keluar Surabaya. Eh..eh, pas sampe di jalan tol deket pom bensin itu rupanya jalur yang kulalui juga macet! Kayak yang ada rombongan si Komo numpang lewat gitu. Semua kendaraan jalannya jadi lelet. Termasuk aku, yang cari-cari peluang ruang kosong di antara sekian banyak mobil. Pas sampe di tepi jalan berumput, aku cepet-cepet ngegas buat ngeduluin mobil sebelahku, karena jalannya kan lumayan sempit tuh! E...gara-gara keburu itu, sandalku jadi nyangkut di batu gede pas kaki kananku lagi nginjek tanah buat nyeimbangin sepeda. Lepas gitu aja dari kaki. Huhuhu. Maunya sih berenti, turun trus mungutin sandal. Tapiii..yang namanya kendaraan uda segambreng banyaknya kan bikin repot juga kalo mesti berenti. Yaudah, dengan separo nggak ikhlas aku terusin nyetir ke depan. Sambil muter otak ngerencanain, besok pagi-pagi mesti ke jalan tol ini buat mungutin sandalnya. Kan lumayan tuh?? Hehehe. *dasaaar!

Dan keesokannya, aku samperin jalan tol yang uda bikin tumbal buat sandalku semalem. Hahahaha. Ehh..ternyata masih ada looh. Alhamdulillah ye.. :) Untung nggak dicolong ma orang! Lagian sapa juga yang mau ama sandal butut gitu kali yak? Hahahaha.

Masih di longwiken lagi. Kamis pagi sebenernya aku diajakin temen kampus, Aidul, buat nyoping di DTC. Tapi berhubung MamPap mau ke Madura siangnya, aku malah males yang mau pergi-pergi. Jadinya Aidul deh yang nyamperin ke rumah. Kami cerita-cerita deh walo sebentar. Soalnya Aidul uda keburu aja tuh mau nyoping bareng temennya.

Nggak lamaan, mba iparku dateng ngajakin aku buat seserahan. Praktis deh..no bobo siang di Kamis itu. Sambil beribet bikin, aku tanya Aidul DTC lagi rame ato enggak. Ehh..malah dibalesnya Maghrib, dan dia malah ngabarin berita buruk! Dia kena musibah pas lagi nyoping di sana. Dompetnya dicopet mbook! Padahal dia masih belum belanja apa-apa katanya. Heuuh..jadi kasiyan sama Aidul. Tau gitu uda kularang aja dia buat ke DTC. Mending nemenin aku di rumah sambil bikin seserahan gitu kek. Ups! Namanya juga musibah ye? Sapa yang tau coba? Jadinya, kusabar-sabarin aja dia, biar tabah, kan semuanya pasti ada hikmahnya? *caelah, sok bijak niyeeee :p

Konklusinya: karena kebutuhan, kebiasaan, peristiwa tertentu dan beberapa faktor kompleks lainnya..terkadang malah membuat kita hafal akan perilaku manusia. Liburan longwiken, orang-orang ingin keluar dari rutinitasnya, pergi keluar kota mencari hiburan, membuat jalanan macet. Juga pada liburan longwiken ini, orang-orang yang ingin berbelanja membuat pusat tempat perbelanjaan menjadi ramai. Dan seorang oknum tak bertanggungjawab mengambil momen ini, mengambil kesempatan dengan mencopet misalnya. Seperti musibah yang menimpa Aidul itu.

Yang kedua! Tentang Manci dan Celsi yang memecahkan rekor sebagai juara baru. Manci menjuarai Liga Primer Inggris, dan Celsi berhasil meraih piala Liga Champions. Kalo Manci, aku emang nggak nonton, cuman baca-baca review ato nonton berita bola aja di tipi.

Sedangkan Celsi, aku sampe begadangan nontonnya. Haha! Heboh-hebohan di tuiter, belum lagi yang cela-celaan di watsap. 2 dari 3 kontak yang watsapin aku, milih Celsi. Cuman satu doang yang sepihak denganku ngedukung Bayern. Di awal-awal pertandingan sih masih datar-datar aja, nggak seru blas! Begitu juga di awal babak kedua. Sampe aku mau nerusin bobo lagi, eeehh..ternyata di menit ke 83, Muller dari Bayern ngegolin. Wuaah! Langsung supangat lagi nontonnya. Belum kemeriahannya kelar, disusul Drogba nggak mau kalah ngegolin juga. Hiyaaaah! Skornya jadi satu sama deh!

Dan nggak namba-namba lagi skornya, bahkan sampe perpanjangan waktu, skor dari kedua tim masih setia dengan angka 1. Adu penalti pun jadi alternatif, fuuuh..bikin tegang deh jadinya. Bastian Schweinsteiger mungkin lagi sial kali yah dia? Tendangannya bisa kebaca aja sama Petr Cech. Wuhuhuhuhu. Alamat aja dah tu, si Celsi bakal menang. Lawong ending penaltinya dialgojoi Kakaagh Drogba. Wuiih..berhasil deh Celsi ngebayar kekecewaan mereka di taun 2008 kemaren.

Yasuud, aku cuman cengar cengir. Hehehehe. Kakakku malah kegirangan super! Jejigrakan ndak jelas gitu. Padahal tadi pas jeda antara babak pertama dan kedua, kakakku sempet jato kepeleset di kamar mandi loh! Huahahahahaha. Kelakar kakakku yang paling diinget. Tentang dilemanya petugas yang nyetakin nama salah satu tim pemenang di piala Champions itu. Mungkin dia bakal lebih milih Chelsea, ketimbang Bayern Muenchen..yang emang bilangan hurupnya kan lebih banyak? Jadi bikin kelamaan bin ribet nyetaknya di piala. Heuhehehehe. Momen yang bikin terharu, pas Drogba meluk Schweinsteiger trus nenangin gitu. Kayaknya prustasi abiss! Si Robben juga tuh..muka kuciwanya juellaaas banget.

Nah, abis liatin bola, sebenernya aku uda ngantuk pengen bobo. Tapi tanggungan juga, soalnya mesti nyervis motor pagi-pagi. Emang harus pagi-pagi supaya dapet antrian cepet.

Eehh..pagi itu juga si Mince sms, ngabarin kalo dia uda balik ke esbeye. Katanya dia pengen nyervis motor sekalian ke rumahku. Eh, apa maen ke rumah sekalian nyervis motor kali yakk? Dah! Tauk deh..hahaha. Yang pasti sekitaran jam 9-10an, dia dateng, trus langsung ku anterin nyervis motor di depan gang.

Siang itu kegiatannya selain nungguin nyervis kelar *iya denk, kita nungguinnya di rumah, nggak pake mati gaya nungguin di bengkel sana. :p Aku dan Mince juga jadi pemaen figuran bantuin Mba iparku bikin seserahan. Yaiyalah figuran. Lawong kita banyak bengongnya, terpana ngeliatin Mba Iparku itu yang uda keliatan terampil bikin seserahan buat nikah.

Dan rupanya, paling lama bikin seserahan itu buat peralatan lenong, alias peralatan make up, alias kosmetik. Beeuuh, lama nian mak! Yaah..daripada yang laen-laen, yang bahan kain kayak baju ato handuk gitu. Karena mesti nelatenin satu persatu. Yang dikasih pita lah, isolasi, ditatain. Padahal mikirnya, halaaaah..cuman gitu-gitu aja tinggal di beberin ke kotak seserahan kan beres?? Akhirnya malah bikin ngantuuuuk! Mince yang masih ada bekas-bekas kecapekan pasca balik ke esbeye. Dan aku yang emang belom tidur sama sekali abis begadangan nonton bola dari jam setengah dua malem! Fufufuuuuh..

Paling awkward pas Mince ke rumah adalah, waktu aku masak tumis kangkung, dia yang setia banget nemenin. Aku sih nggak masalah kalo ditemenin, cuman kalo diliatin, yaaa..jadinya malah salting bin nervous juga loooh. Hahahaha. Aseliik! Maklooomlaaah, kan level saya masih chef abal-abal gitu ya? Huahahaha.
Oia, hari ini uda memasuki awal Rajab ya? Temen-temen kantor pada semangat puasa tadi. Sayang banget, nggak bisa ikutan puasa hari ini, gara-gara si saya dapet jatah libur dari kemaren lusa. Hohohoho.

Monday, May 14, 2012

Yabba Dabbaa Dooooo!

Surabaya Petang

Berdasarkan gps, ini emang nggak nunjukin Surabaya posisi nulisnya. Tapi whatever deh yee.. Juanda aja dianggep sah sebagai bandara Surabaya punye, padahal jelas-jelas posisi geografinya itu di Sidoarjo. Nggak usah jauh-jauh deh.. Bungurasih aja letaknya di perbatasan Surabaya-Sidoarjo. Tapi disebutnya? Ya, terminalnya Surabaya. Huweeehe.. Apaan deh yakk? :D

Kejadian tadi pagi mengawali kekonyolan di Senin ini, yaitu aku kebangun jam 7 lewat 15 pagi. Huwaaaaaah! Kan ceritanya pagi-pagi sekitar setengah empat-an dibangun Ibuku tercinta sambil bukain pintu kamarku: "Din..Diiin. Banguuuun. Katanya mau sahur?

Aku, "Iyaaah..Ma. Iyaaa.. *ngulet dikit. Mata setengah melek sambil pasang aksi mau nerusin bobo lagi. Cuacanya lagi asik, makluuum, pagi buta tadi ujannya menyapa bumi.

Daaaan. "Kliiiik!" Hiyaaaaah.. Ibuku nyalain lampu kamar. Yang jadinya kamar terang benderang bikin mata jadi susah meremnya. Hehehehe. Pinteeeer deh ye Emak saya. Hahaha.

Udiiiin deh..dipaksain setengah gontai turun ke bawah. Haseknya Ibuku uda manasin nasi buat saur. Yey! Abis saur, solat, trus melanglang buana di dunia maya..eeh, Ayahku telepong dari Madura mastiin data peta uda di tangan ato belom. Aku cuman, "Okeeeh, Boss. Nanti diserahkan ke yang bersangkutan" Masalah ceriwisnya, emang Ayahku juara daripada Ibu. Huhuhuhu.

Nah, mata uda kliyep-kliyep geje. Lalu kesadaran amblas seketika!

Bangun-bangun. Aku masih setengah idup buat mastiin jam dinding. Entah. Kayaknya aku dihipnotis gerimis di luar supaya terpedaya dengan kemalesan ngantor. Haha! Tapi itu beneran jam tujuh lewat lima bellaaaass? Hadooooh! Langsung heboh! Ambil handuk ama baju, masuk kamar mandi buru-buru. Selameeetnya aku nggak perlu repot sarapan sambil nyiapin buat bekal ntar siang ya. Jam setengah lapanan langsung tancep gas melawan jalan raya di Senin pagi. *ini kayak yang aku superhero buat menumpas kejahatan aja ceritanya deh! :p wekekekekek.

Fuuuuh, nyeklokinnya lewat semeniiiit barengan si Dimdim. Tapi alhamdulillah yang penting selameeeet. :))

Pas abis istirahat siang tadi, aku nyetorin pesenan Ayahku. Data 2 Kabupaten di Jateng buat Pak Bos. Sukurnya itu, Pak Bos giraaaaang! Soalnya data-data petanya kan digital semuanya. Jadi cuman tinggal editing, nggak yang perlu kita scanning ato semacemnya lah. Huhuuuy.. Langsung deh lapor ke Ayahku! Rebeessh Komandaaan! Haha.

Sorenya, aku kirain hari ini dan selanjutnya uda nggak ada lemburan. Yee..meleseeet mbak. Soalnyo Mbak Endangun ngelembur juga bareng Mas Sis. Yadeh, aku ngikut juga. Yang pastinya buka puasa di kantor juga nehh! Dah! Lagi kengiang lagunya Girlband Princess. Huwahahaha. Yutubing deh..kemano-manoo. Sampe nyari vidclipnya 98 degrees, eternyatah..adanya vidclip yang nggak available buat diputer pake youtube mobile. :( Haikkssss.

Truuuss. Sebelum bedug, palingan cuman nyiapin minum teh vanilla dimix ama saridelle. Ada kriuk-kriuk kripik kulit ayam juga. Mau pesen maem, ternyata Tante Asri lagi nggak masak.

Abis solat, sambil nyemil kripik ama teh..ngobrol bareng Mas Sis+Mba Endangun. Eh, mereka lagi ngomongin kartun jadul, Candy-candy. Gara-gara Mba Endangun pas lagi nyari data, iseng-iseng gugling Tuxedo Bertopeng. Aku yang emang nggak seberapa suka dan juga uda lupaaaa banget ceritanya gimana, cuman pelongok dengerin mereka ngflash back Candy-candy. Hahaiiy. Ditanyain ama Mas Sis, "Loh, emang kamu nggak tau Candy-candy nyuuuk?" Oke. Mereka biasa manggilin aku Unyu-unyu, agak gimana gitu dengan panggilan sayang mereka itu sebenernya. Soalnya, kadangan mereka suka nambain huruf "K" di awal kata "Unyu-unyu". へ( ̄⌒ ̄へ) Males deeeh kan?? Hehehe.

Oia, back to Candy-candy. Aku jawab, "Tau siiiih ama Candy-candy. Cuman aku lebih tau ama Flintstones, Mas!" Lalu aku ngeloyor pergi sambil tereak dengan volume rendah " Yabba Dabba Dooooo..!" Mba Endang+Mas Sis ketawa bebarengan. Hakhakhakhakhak. Iyaaaps..pada inget ama kartun settingan jaman Batu itu nggak? :D

Tambahaaan: Makasiyooong buat Mimincee atas komennya di postinganku kemaren Sunmor -Sur

Truss, juga buat komenUul di Blow Your Mind, beliau sahabat senaseb seperjuangan waktu masih ngampus dulu. Hehe.

Masih staytune aja nih di tumblrku. :) Maaaap. Nggak bisa mbalesi, soalnya emang aplikasi discusnya suka nggak ce-esan sama yang punya nih.. Tenkyuuu. Tenkyuuu deh. Xoxo. :*

Sunday, May 13, 2012

Sunmor-Sur

Keitung lebih dari 24 jam aku nemenin Mimince menjalani kehidupan sebagai anak kosan. *hahaaiiy :p Malem yang keluar cari makan, abis itu maunya ngemall, eh..nggak jadi gara-gara uda ngantuk gellaaak. Uda sampe di kosan, uda landing di kasur, lah kok nggak ngantuk sama sekalleeee?? Acaranya jadi yutubing sebelum tidur. Padahal si Mimince jelas-jelas uda makin sipit matanya. Tapi teteeeeep, kuajakin yutubing terosss. Hahahaha. Sori, sori nih min. :p Nyetel lagu ini, muterin lagu itu sambil rekom-rekom. "Ini keren deh, Min.." "Coba baca liriknya tuh, Min.." "Huwaaaa, vidclipnya kok nggak bisa diputerin ya Miiiin??"

Tukaaan, hebring aja malem-malem? Yang mungkin suara terdalam Mince berkata, "Ni anak kok nggak ngantuk-ngantuk sih?" "Uda jam berapa coba?" "Matanya kuat berapa watt lagi?" :D *Oke. Oke, Min. Aku sotoy yak? Hahahaha. Jadinya yutubing semalem diakhiri dengan lagu Menari punya Maliq. Heuheeee. Tapi yang tetep aja gitu, aku masih berisik. Ngegenggesin Mimince supaya ikutan ngalong bentar. Hahahaha. *evil laugh! Iya dongs, pastinya aku nggak ikhlas kalo ada temen tidur yang uda ngantuk duluan, sedangkan aku-nya malah susah merem. Ampun, ampun nih Om-Tante as PapMamnya Mince. Anak Anda saya bully! Hehehe.. Dan untunglah, nggak lamaan aku-nya tertidur dengan damai sentosa. Nggak keganggu nyamuk ato apa. Malah Mince yang kerasa banget nyamuk-nyamuk di kamarnya pada pesta pora. Aku? Bodo abisss, nggak ngerasa apa-apa. Huwahahaha.

Paginya, kita sunmorasur di Pahlawan. Eww, yang uda kebiasaan lama sih.. Jalan-jalan di sekitar sana uda macet gillaak. Nyariin parkir di pinggiran jalan biar praktis deh! Hehehe.

Karena kita aselinya uda kesiangan *iye denk. Berangkatnya baru jam delapan cuy.. Jadi nggak sopan aja ama perut kalo mesti nahan laper kelamaan. Hwahahaha. Nyari warung deh buat membantai soto. Wuihh, lumayan asoy sih sotonya. *makanan apasssiiih yang nggak asoy buat aku?? Wakakakakak. Yaa, aku ngukurnya si Mince makannya ampe abis gitu, paling nyisain dikiiit lah. Beda ama semalem, menunya penyetan, si Mince nggak ngabisin porsinya. Gara-gara kepedesan katanya. Kalo aku mah abis-abis aja yaa..Cuman anehnya, yang semalem itu emang penyetan..tapinya kok nggak ada lalapannya yaaa? -_-? Sampe kita mesen menu tambahan lagi, semangkuk sayur asem. Naaah, makin aneh lagi kan? Ada yang jualan sayur asem malem-malem? :D

Abis nyarap, trus beli minum cincau dua rebuan. *alamaaaak! Ini rinci banget? :p Kita langsung caw masuk ke area tugunya. Yang sebener-sebenernya..walo uda berkali-kali ke sana. Dalam idupku nggak pernah ngabadiin momen ato motretin tempat ini sekalipun. Hyahahaha. Cuman berhubung lagi bareng si Mince, akhirnya kita bernarsis boneng. Hwahahaha. Pose-pose standar, ato geje, semacemnya dah! Sayangnyaaa..nggak ada satupun hasil jepretan nampilin foto kita berdua. Semuanya sendiri-sendiri. Yaeyalaaah, tengsin mboo..minta potoin ke orla. Hehehehe.

Puas berpanas-panas buat cari spot dan angle-angle buat jepret, kita langsung cus ke Mbah-nya Mince di Marmoyo sana. Maunya sih ambil printer. Ealah, rumahnya kosong melompong ternyatah! Padahal pengen ngadem, uda keausan parah dari tadi. Yaudin, diem-diem bentar di teras sambil liat poto-poto hasil kenajongan kita deh! Hahahaha.

Langsung diterusin ke Taman Bungkul, cuacanya uda nggak sepanas tadi karena agak mendung gitu langitnya. Berbengong-bengong di sana. Sampe kedatengan Mba bermata sipit nawarin kita produk, dia yang ngasih kita brosur trus mintain nomerku. *haduh! Siap-siap besok diteror sms nih! :( Ada juga mahasiswa UB yang baru semester awal, ngasih kita angket tentang sekolah inklusi. Kacaunya, walo uda jelas-jelas aku jebolan pendidikan tapi baru denger tuh sekolah inklusi. Bagusan si Mince, walo kuliahnya tentang gizi tapi dia paham tuh sekolah inklusi. Whoaaa! Memalukan dunia persilatan nih! Hahahahaha. Jadilah dua mantan mahasiswa mengisi angket dengan kesotoyan masing-masing. *palingan aku-nya aja kali yak yang sotoy dan emang nggak tau? Hehehehe.

Naaah, kelar ngisi kuesioner. Tiba-tiba perut melakukan aksi protes. Seperti biasalah..hukum alam kalo uda kita masukin sesuatu ke dalem tubuh, semestinya harus ada yang dikeluarin nihh.. Yang aku jadi panik-panik gimanaaaa gituuu. Yawes, kita segera mendarat di Al-Falah sekalian solat Dhuhur *deuh! Waktunya yang jalan cepet ajah gitu ya? Kelar solat, uda pada ngerasa capek bin ngantuk..Ngebatalin pergi ke TM deh! Langsung balik ke kosan Mince. Ngeblututin poto-poto. Dan aku tewas saat itu juga! :D

Sore-sore, bangun, mandi, solat, nungguin Mince nyuci bentar. Truss pulaaang deh! :)

Sebenernya, bisa dibilang kami nggak jalan ke tempat yang gimana-gimanaaa gitu. Biasa aja sih.. Apalagi aku. Yang orangnya emang lebih nyaman ngobrol daripada ngeceng di tempat yang malah bikin kita nggak bisa bebas ngerumpi. Hehehehe. Jadi, yang paling asiknya sih..sebenernya ngobrol di tempat Mince aja. Karena lebih bebas dan nggak usah merhatiin lingkungan sekitar gitu deh. Hehehehe. Tapi lumayan kok. Ngobrolnya kita uda banyaaaak. Dengerin kisah ortunya Mince, yang tinggalnya pindah-pindah, pernah di Lampung, pernah di Salatiga, Mamanya yang mualaf, sodara-sodaranya Mince *yang menuruku sih, emang muka Mince paling beda sendiri deh dari sodara-sodaranya! Trus dia anak sapa dong? Hahahaha. Sampe dia yang cerita tentang kisah lope-lopenya. Cuiiiiit..cuiiiit. Aseeeek dah! ;) Selama di sana juga, kengiang-ngiang lagu "The One That Got Away". Gimana enggak, si Mince emang ngefans tuh ama Katy Perry, jadinya dinyanyiin muluk. Huehehehe. Trus dia yang tanya, "Tau Paramore nggak, Din? :D *hening kemudian.

Oke. Segitu aja duluuuu. Mince pasti langsung kepo deh besok. Hahahaha. Sori ya Min kalo ada kata-kata yang sotoyy. Next wiken aku tunggu di rumah Cilukbaku yaaaa.. Okaaaiy? :D

Sunmor-Sur, according to Mince status :) Aslinya sempet nyasar juga sih kemaren.. :D Pas cari kosan si Mince.