Berputar-putar di situ-situ saja.
Menemukan itu lagi. Itu lagi.
Lagi. Dan lagi.
Mungkin aku telah berikrar bahwa aku
akan bertahan.
Itu awalnya.
Lalu selanjutnya? Ya. Begitulah
skenarionya.
Bosan? Iya.
Menyerah? Tidak. Tak akan.
Yakin? Semoga!
Dia mengatakan bahwa solusi dari
semua ini adalah itu.
Saking paranoidnya, begitu saktinya
kata itu..
Aku..aku hampir tak bisa
menuliskannya. Maka, cukup dengan
tulisan itu.
Adakah dari sekian manusia berusia
matang yang menginjak planet ini
merasa tidak siap dengan
"kedewasaan"?
Umur yang semakin bertambah,
semakin ramailah tuntutan demi
tuntutan.
Tanggung jawab, konsekuensi yang
beriringan pula dengan keinginan-
keinginan pribadi.
Ada tidak ya manusia yang tidak siap?
Batas siap atau tidaknya, aku memang
tak tahu secara pasti.
Tiap orang mungkin akan memiliki
kecendrungan yang berbeda-beda.
Mempertimbangkan berbagai hal. Lalu
mengambil resiko dengan mudahnya.
Atau malah khawatir hingga
bersembunyi di suatu gua sambil
menutup kedua mata.
Dan di situasi lain.
Beberapa orang seolah menjadi begitu
SOK tahu dengan masalah manusia
lain.
Mereka berkomentar. Tanpa diminta.
Menasehati. Memberi solusi paling
hebat.
Padahal, apa yang diberikan olehnya
kepada siapa saja yang mendengarnya
akan mengatakan dengan lantang :
Itu-Semua-Cuman-Omong-Kosong!!
Mereka hanya memainkan peran agar
nampak menjadi manusia yang peduli.
Seperti terlihat bijak.
Tentunya tidak. Sama sekali tidak.
Mereka itu "terlalu" ikut campur.
Adakah yang meminta? Tidak bukan?
Sadarkah?
Adakalanya seseorang tak bisa
menjelaskan apa yang ia rasakan.
Bukan karena ia tak tahu mengapa.
Bukan karena ia tak percaya dengan
orang lain.
Bukan. Bukan karena itu.
Ia hanya tidak tahu dan bahkan sedikit
cemas bagaimana agar orang lain mau
memahami apa yang ia rasakan saat
ini.
Itu saja.
Dina..
Sedih itu bukanlah kesalahan. Bukan
pula suatu dosa.
Selama kamu bisa merefleksikannya
secara positif. Walau hanya sendiri.
Kamu nggak akan kenapa-kenapa.
Kamu akan selalu baik-baik saja kok.. :)
Dolok Gede-KKN PAR-23 Februari 2011
0 komentar:
Post a Comment
Tinggalkan Komentar