No comments
A Girl in A Resistance Life
No comments
my daily,note fb,nyampah
No comments
Perasaan yang campur aduk. Begitu mudahnya membumi..Begitu gampangnya melangit. Pagi, pada satu hari sebelumnya. Melihat rupa-rupa lukisan alam yang luar biasa. Tak henti-hentinya hati berdecak bahagia.
Sebenarnya, saya bukanlah perempuan penakut. Sekali lagi. Saya selalu berusaha merasionalkan apa yang perlu ditakutkan. Dan apa yang tidak penting untuk saya takutkan. Ini sudah cukup mendarah dalam diri saya. Saya pun percaya, bahwa tidak hanya makhluk bernama "manusia" yang bernyawa di dunia ini. Maka dari itu. Saya percaya: mereka ada.
Namun, ketika keresahan ini berujung dengan nyawa. Keberlangsungan hidup saya atau -kami. Suasana mencekam ini mampu mempengaruhi pertahanan saya juga. Saya tidak dapat menyebut bahwa saya tidak takut lagi. Sayang sekali kali ini, saya bukanlah wanita pemberani.
Saya atau -kami, mungkin mengakui. Kami memang hanyalah manusia muda yang belum matang dalam mengendalikan keinginan, harapan, emosi dan semacamnya untuk diwujudkan di tempat asing ini. Kami kurang menjaga sikap terhadap siapa atau apa yang lebih berkuasa di tempat asing ini.
Tak apalah, saya anggap ini adalah pembelajaran yang berharga bagi kami agar lebih berhati-hati. Dan satu hari setelahnya. Saya ingin sekali menertawakan diri saya. Betapa rapuhnya saya jika menghadapi hal-hal remeh lainnya.
Tapi saya belum sempat menangis.
Tuhan.. Lindungi saya.. Beri kami kesempatan.
Tulisan Setahun Lalu
deelestari
3 comments
happy14
No comments
nyampah
No comments
nyampah
No comments
artikel
No comments
nyampah
No comments
nyampah
No comments
No comments
Oke. Alhamdulillah. Aku positif terjangkit flu di jum’at pagi ini. Dan tampilan uber sosialku terlihat asing, terpaksa kumusnahkan saja! Kuganti dengan aplikasi lain..tapi tetep aja masih penasaran sama uber sosial, kenapa dia berubah tampilan gitu ya? Berkali-kali copot-pasang, tapi tetep tak mau kembali seperti semula. Hikssss…sediiiiih.. (;゜0゜)
Ada juga yang berubah di pagi ini, susu kedele yang dibawa mbak Endang juga berubah. Mbak Endang pindah penyuplai. Yang biasanya satu bungkus isinya jumbo, dan rasanya tawar. Sekarang susu kedelenya berasa manis, dan lebih mungil bungkusnya. Tapi, tetep ajah aku doyan! Hehehehe..lumayan sebagai antioksidan buat tubuh yang kondisinya lagi menurun ini.
Nggak cuman aku aja yang mulai sakit, Mbak Tri juga begitu. Badan rasanya ngilu-ngilu, kepala berat, idung mampet, mata terasa panas dan radang tenggorokan. Semalem aku uda ngerasa gejalanya, jadi aku minum obat flu, tapi ternyata paginya malah menjadi. Lantas aku juga minum teh ijo anget yang aku campur dengan irisan jahe dan perasan jeruk nipis. Lantas, di kantor dikasih Mbak Fat minuman yang berupa ramuan biji bunga krisan. Anget-anget juga. *makaseeeh Mbak Fat..hmm ;) Cuman Mbak Fat yang nggak keliatan sakit, amiiiin. Aku ingetin dia supaya nggak deket-deket kita. Semoga dia nggak sakit, soale dia ibu menyusui, kasian dedek Rangga kalo ketularan.
Dari semua minuman itu..idung masih kerasa mampet dan disertai batuk-batuk dengan lendir. Yaiyyalah! Masa langsung spontan cara kerjanya ndul! :D Gara-gara nggak bawa bontot, rencananya mau pulang aja pas istirahat. Eh, ngeliat kondisi tubuh yang mulai agak meriang-mering gini. Kuputuskan pesen nasi aja plus teh anget tawar, trus sekarang lagi rebahan di sofa ruang Pak Bos. Hehe (^-^)v Beliau baru saja keluar, dan kayaknya nggak bakal balik lagi. :) Cepet sembuuuuuh ya Dooooon.. :D