Saturday, September 7, 2013

8:38 AM - No comments

Menuju Etape Kedua

Malmingan, nemenin mama ngeprint apaan gitu. Karna masih dalam tahap penyembuhan. Wiken kali ini aku berleyeh-leyeh. *halah, nggak lagi sakit juga emang udah males hobinya* hekekekekek.

Sering ngikutin Malming Miko nggak? Nah. Di session dua ini, karakter Ryan yang sotoy banget diganti sama Dovi yang juga nggak kalah sotoy dan nyebelinnya. Diperanin sama Andovi da Lopez, yang ku kira bakal seprofesi kayak Ryan, dari anak Comic juga. Eh. Ternyata bukan. Dia youtubber Indo, dan video-video gokilnya yang kadang duet bareng abangnya Jovial da Lopez emang sering ngehits di sana. Mereka terkenal dengan sebutan The Da Lopez Brothers. Sila baca ini. Ato lebih gampangnya buka kanal Dovi di sini. Videonya yang MODUS , kocaaaks! :D

Agak Dhuhuran. Karna keasyikan ngeyutup, keinget film Hari Untuk Amanda yang disebut-sebut Kuntawiaji -artis tumblr kita, di salah satu postingannya sebagai film yang wajib ditonton bagi perempuan. Katanya sih gituuu. :D Coba tonton ini sama ini ya! :)

Simpel. Tapi bagus untuk direnungkan. Apalagi ada yang memang harus direnungkan. :') Ah. Seseorang yang di sana. Yang ingin menguzlahkan. Sunyi tanpa kata, demi etape kedua.

Di akhir tulisan. Menghaturkan trimakasih banyak. Kepada @majid13 yang udah direpotkan, @iib_ibrims yang lagi asik liburan di Jogja malah harus denger celotehan, @kang_nurkholis tentang cetingan tengah malem serta sarannya yang cerdas inspiratif, dan @gayeih. :)) Trimsss. ;)

Sunday, September 1, 2013

7:48 AM - No comments

Telah Dilengkapi

Sudah September. Sudah sebulan. Banyak kejadian. Tapi tak pernah bisa terkata-kata. Mungkin sudah terhisap habis olehnya. Dia-lah pemiliknya. ;)

Menyerahkan kepada Tuhan, atas segala keparipurnaan.

Friday, August 30, 2013

5:14 AM - No comments

Nggak Nyoblos Moment

Malah baru bisa ketemu Mimin kemaren pas pilgub. Aku nggak nyoblos. Mimin pun juga. Jember kejauhan lah yaa..buat pulang dengan libur yang cuman sehari. Oke. Nggak perlu didebat. Kami bukanlah warga negara yang baik. :p Ter...seraaaah.

Yang terpenting di hari kemaren, kami sepakat ketemuan di Bakso Kuto Cak To Sidoarjo. Berangkatlah dari rumah siang-siang. Nggak lengkap rasanya kalo aku nggak nyasar dulu. Hahaaa. Untunglah. Keadaan secepatnya menjadi aman dan terkendali. :p

Nunggu Mimin yang belum dateng di taman deket warung baksonya. Selamet nggak sempet jadi prasasti di sana. Nunggunya nggak lama-lama amit.

Bergegaslah kita ngeracik bakso sendiri. Benernya harga baksonya standar lah dengan rasanya. Tapi yang nggak kuku itu minumannya. Ampuuun! Udah nyama-nyamain harga baksonya aja bok! :D Aku dan Mimin hanya bisa termangap-mangap abis mbayar. :p *ciyeeehh..yang katanya nggak mau ngebahaaasss* :p

Yaudinlah. Abis kelar ngebakso. Kami tetep nongkrong nangkring di sana. Berjam-jam. Haha. Ngobrol banyak. Dan nggak mungkin ku rinciin sampe seronce-roncenya. Yang penting. Ada momen kami termewek termehek gitu lah. Mimin cerita. Aku mewek. Mimin cerita. Dia-nya yang mewek. Hehe.

Udah mulai sore. Baru deh kami bubar. Gitu ya? Kalo kita ngobrol ato ketemu orang yang solmetan sama kita, waktu jadi bablas nyusutnya. Yaaahh..mewek lagi deh. :'(

Wednesday, August 21, 2013

4:52 AM - No comments

Si Bocah Lebah

Tadi begitu menggebu-gebu ingin memulung secaruk kata di kepala. Sekarang malah menguap. Entah kemana.

Yang jelas. Turut berbahagia untukmu dan untuknya. Barakallah lakuma. Wa baraka alaikuma. Wa jama'a baina kuma fil khoir. Amiiin.

*tanpa sengaja menemukan cerita tentangmu di blog seseorang.

Friday, August 9, 2013

Komitmen Nganu

Setelah seperkian hari (hah? Hari?? :p), kami menyepakati komitmen "nganu" bersama. (iyee..soalnya aku sama patner mbingung mau nyebut hubungan perkasihan ini dengan apa) *halah*

Anehnya sih aku jadi jarang nulis loh. Jarang cerita di sini makdusnya. Haaa. Iyaa. Sekarang malah jadi hobi nulis sms, ceting, mesej, imel. Dan itu tertuju, juga terfokus pada Sang Patner. *ciheehh ge-er pasti dieee :p

Kapan-kapan lah ku cerita tentang dia. Tentang awal mula perkenalan kami. Hubungan sok akrab kami sebelum kami jadi so cweeettt gettoooh ini. Hihiii.

Hadyuuu... Tapi nggak di sini-sini juga sih ya ngepostnya. Malu. Lagian dari kemaren juga suka nyinyir, kalo ada duet cowo cewe yang seenak udelnya show off kemesraan baik di temlen, news feed ato dashboard. Genggeeesss bin alaaaayy nggaaaak siiiii? :p

Jadiii. Biar nggak kena semprot balik. Pengen bikin blog khusus tentang kami ahh. Yang private. Yang kalo pengen buka blog tersebut kita harus punya paswot khusus. Biar hubungan kami tetap selalu misterius dan manis. Hehe.

Yawalo kami bukan jenis pasangan yang Public Display of Affection terutama di socmed..bukan berarti kami nggak serius loh yaa tentang hubungan ini. Kami justru sangat-sangat serius menyikapi ini. Berhati-hati sambil menapaki perubahan yang terjadi. Meraba peluang ke arah sana. Menuju kehidupan yang 'bersama'. *aaaa...bahasanyaaa. Aku mulai ketularan diaaa nih. :p

Yang terpenting, aku nyamaaaaaan banget sama dia. Trus ketika tau aku lah cinta pertamanya. Wuaaah. Bahagianyaaaaa..akuuuu :') (っ˘з(˘.˘ )♥

*yang terakhir kok kebacanya jadi kayak nggilani gituu, sehh? XD

Monday, July 29, 2013

4:39 AM - No comments

Sepuluh Hari Terakhir

Sepuluh hari terakhir..eh, sembilan ya? Setelah sehari ini aku terkantuk-kantuk dengan mulusnya. Sampe sukses tertidur-tidur jugak. Yap! Tentunya di atas meja. Haha. Jam istirahat malah nggak tidur, nerusin ngaji. Sebelum istirahat, setelah istirahat jangan ditanya. Nyenyak! Pas kebetulan nggak ada bos pulak. Hadeeuuu..asli ngetik keterangan Jakarta Utara cuman seimpriiitt. Lainnya bobok! :D

Thursday, July 25, 2013

6:47 AM - No comments

Pensieve

Anggap saja aku sedang menuangkan isi botol berwarna keperakan ke dalam Pensieve, isi botol tadi langsung berputar dan berpendar, ia bukan cairan bukan pula gas. Lalu aku membungkuk di dekat baskom, memasukkan wajahku ke dalam zat keperakan tadi. Seperti ada yang menarik tubuhku dengan cepat. Bahkan kakiku sudah tak berpijak di tempat sebelumnya. Ada pusaran yang menyedotku. Dan hanya dalam sekejap mata, cahaya matahari menyilaukanku. Mataku mengerjap beradaptasi. Ini masih pagi. Tapi matahari sudah menanjak cukup tinggi.

Aku berada di tepi sungai. Tak jauh dari tempatku berdiri, seorang Ayah bersama anak laki-lakinya sedang menggiring seekor sapi. Tentu saja mereka tak bisa melihatku. Aku lah penonton mereka.

Lalu mereka berhenti di tepi sungai. Nampaknya sang Ayah sedang berbicara serius dengan anaknya. Bocah kurus ceking itu mendengarkan sambil sesekali mengangguk. Entah mengerti. Entah tidak. Tak lama kemudian, sang Ayah membantu anaknya menaiki hewan ternak berwarna kecoklatan itu.

Kecipak-kecipak air mulai terdengar saat mereka mulai menyebrangi sungai dengan pelan. Sampai pada tempat berair yang tidak begitu dalam, mereka berhenti. Sang Ayah pun segera mengerjakan tugasnya. Memandikan sapi. Sedangkan sang anak tak begitu memperhatikan. Bocah polos itu terlihat lebih sibuk menikmati sensasi duduk di atas sapi yang sedang berendam air sungai. Wajahnya terlihat girang. Sesekali kaki-kaki mungilnya bergerak menepuk bagian tubuh sapi. Tak urung Ayahnya pun menegur dirinya agar tak terlalu banyak bergerak. Sapi peliharaan mereka hanya bisa melenguh sambil menggerakkan ekornya melihat hubungan kedekatan ayah dan anaknya ini.

Matahari sudah benar-benar di atas kepala. Pertanda ritual memandikan peliharaan mereka telah selesai. Mereka pun pulang. Bocah kecil itu masih di atas kendaraan kesayangannya dengan baju setengah basah. Wajahnya masih berbinar walau ia tak pernah benar-benar berenang, maupun menyelam di sungai. :)

*Mengintip sebuah kenangan manis tentang masa kecil seseorang bersama Ayahnya semalam. ;))

Tuesday, July 23, 2013

6:28 AM - No comments

Mana Yang Kau Dustakan?

Jangan sangka, di bulan penuh rahmat dan maghfiroh ini kita bisa terhindar dari segala coba dan musibah. Walau memang bukan aku yang sedang mendapatkannya, tapi tetap saja membuat hati miris tak tega. Seandainya kejadian ini aku yang mengalaminya, belum tentulah setegar itu menghadapinya. Maka yang bisa ku lakukan untuk mereka, hanyalah perhatian, dukungan dan doa. Semoga dada mereka senatiasa dilapangkan.

Contohnya. Kemarin ada seorang teman yang mengabarkan kesehatan terakhir ibundanya yang kurang bagus. Sedih. Ikut sendu juga membaca email darinya.

Dan hari ini, suami dari teman kerja mendapat musibah. Wajah panik teman kerja tadi begitu memilukan. Jika aku berada di kondisinya, entahlah.. Situasi sulit yang tak kita inginkan, tiba-tiba menghampiri tanpa permisi.

Dari itu. Di waktu ini.. Tak ada yang lebih nikmat, selain kesempatan dan keadaan dimana kita bisa beribadah dengan tenang. Sholat yang khusyu' tanpa masalah ataupun beban hidup. Tadarrus sebebas-bebasnya. Bisa menyantap hidangan sahur dan buka tepat waktu. Ada dan tersedia tanpa perlu bersusah payah kekurangan, ketakutan akan kelaparan. Masya Allah.. Alhamdulillah..kita pun hidup dan bisa berpuasa Romadhon di negeri yang terhindar konflik, aman, tanpa perang. 'Ala kulli haal wa ni'mah.. Syukron 'alaika, Ya Robb..

Monday, July 22, 2013

7:29 AM - No comments

So Last Year!

Mbukak tuiter dari pc, trus nyasar ke setting apa gitu ya. Di situ tertera buat donlot arsip tuit kita tiap bulan, tiap taun.
HAAAHH! :O
Aku terperanjat! Banyak pengalayan yang ku lakukan ternyatah di sana. Dari kicauannya yang-kayaknya-sok penting-abis-padahal-enggak-buanget-deh. Palagi waktu awal-awal. Punyak tuiter nggak tau buat diapain. Rt-rt sembarangan. Mensyen-mensyen orang dengan sok asek. Labil sekaleeeh. Berasa nistah kayaknya jaman daholo kala ituuh.
HAAAAAHH! *Mari, mari berdayakan kicauan yang lebih elegan temans!*

Sunday, July 21, 2013

4:37 AM - No comments

Adzab Ilahi

Di siang bolong..
Aku dapet tilpun dari Mbak @gayeih. Obral obrol. Ngalor ngidul. Ngulon ngelon. Dsb.

Beberapa kali mati. Lalu telpon lagi. Lanjutin yang belom kelar dibahas.

Terakhir mati, Mbak Gayeh nggak telpon lagi.

Ehh. Trus ngewasap :
"Astaga dinnnn. Paket telpq udh abis td tu. Dan barusan telp km kena 20ribuan. Alamakjonnn"

Aku termangap-mangap. Jangan-jangan.. Gegara begosipan orang terlabil di rumah sakitnya Mimin. Dan juga… Aku yang mbahas volunteernya anak Akber Sby. XO

@#%&*/-+()?!!